Danau Suro telah menjadi salah satu destinasi wisata utama di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Keindahan objek wisata ini terletak pada bentangan air yang luas, dikelilingi oleh perbukitan hijau dan area perkebunan yang dikelola warga, menciptakan pemandangan alam yang menenangkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Area Danau Suro berada di Desa Suro Ilir, tepatnya di Dusun II Suro Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang. Lokasinya terbilang mudah dijangkau. Dari pusat pemerintahan Kepahiang, danau ini hanya berjarak sekitar 13 kilometer.

Pengunjung dapat menggunakan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus, karena akses jalan beraspal menuju lokasi sudah tergolong baik. Saat tiba di lokasi, pengunjung disambut oleh udara sejuk dari pepohonan yang rindang serta pemandangan air danau yang tenang dan damai.

Mata semakin dimanjakan oleh perbukitan yang mengelilingi danau dan, dari kejauhan, terlihat jelas siluet Bukit Kaba. Di sekitar area danau, pengelola menyediakan berbagai fasilitas bersantai. Terdapat sejumlah gazebo atau pondok kecil yang dapat digunakan pengunjung secara cuma-cuma. Karena suasananya yang sejuk, banyak pengunjung yang memilih menggelar tikar di bawah pohon untuk menikmati waktu luang bersama
keluarga atau teman.

Bagi yang ingin menikmati keindahan danau dari dekat, tersedia jasa penyewaan perahu
getek. Dengan biaya yang sangat terjangkau, hanya Rp 10.000 per orang, pengunjung
dapat mengelilingi sebagian area danau dengan perahu tersebut.

Menariknya, pengelola dan pemilik lahan, Sapuan, mengungkapkan bahwa Danau Suro pada mulanya bukanlah danau alami. Area perairan ini sebenarnya merupakan hasil pembendungan aliran Sungai Musi yang digunakan untuk keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi. Melihat potensi air yang luas, tenang, dan menyerupai danau, Sapuan berinisiatif mengembangkan area tersebut menjadi objek wisata yang dikelola secara mandiri (swadaya).

Inisiatif ini terbukti berhasil menarik minat masyarakat, dengan kunjungan mencapai ratusan orang setiap harinya. Pihak PLTA juga tidak keberatan dengan pemanfaatan ini, asalkan pengelola menjamin kebersihan lingkungan dan air. Sapuan berupaya agar Danau Suro dapat dinikmati oleh semua kalangan. Oleh karena itu, tarif masuk yang diterapkan sangat ringan: Rp 5.000 per orang untuk tiket masuk dan Rp 5.000 untuk biaya parkir, yang sudah termasuk layanan penyimpanan helm.

Print