Setelah berhasil memenangkan trofi liga champions 2008 dan 2014, Cristiano Ronaldo harus puas dengan kekalahan pada liga champions 2015. Ini setelah Real Madrid dilucuti oleh Juventus pada partai Semi Final dan harus pulang dengan kekalahan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Namun kekalahan ini, membuat Cristano Ronaldo dan kawan-kawan kembali memberikan yang terbaik pada musim berikutnya. Tepatnya pada Liga Champions 2016.

Trofi ke III: Melawan Atletico Madrid (2016)

Real Madrid bertemu dengan Manchester City di partai Semi Final, sementara Atletico Madrid menghadapi raksasa Jerman, Bayern Munchen. Saat itu dua wakil spanyol ini sama-sama berhasil menang tipis dari lawannya masing-masing dan berhak untuk melaju ke partai Final Liga Champions 2016.

Real Madrid sempat diunggulkan setelah berhasil memecah kebuntuan lewat gol sundulan dari Sergio Ramos. Namun sayang 10 menit sebelum laga usai, Carassco berhasil membuat kedudukan imbang menjadi 1-1 lewat golnya di menit ke -79.

Pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu, selama 30 menit tidak ada satupun dari kedua tim yang berhasil menambah skor. Sehingga penentuan harus melalui drama adu pinalty.

4 penendang Real Madrid sukses menjebol gawang Jan Oblak, sementara dari Atletico sendiri hanya mampu mencetak 3 gol ke gawang Ikker Cassilas. Cristiano Ronaldo yang menjadi algojo penentu, sukses menuntaskan tugasnya hingga akhirnya Real Madrid kembali berhasil mengangkat trofy si kuping besar untuk yang ke-11 kali.

Untuk Ronaldo sendiri, secara pribadi kemenangan ini menjadikan raihan trofi liga champions ke-3 nya sepanjang karir.

Trofi ke-IV : Melawan Juventus (2017)

Final Liga Champions sempat digadang-gadang menjadi kutukan bagi tim-tim yang menang. Sebab selama event sepak bola terbesar di benua eropa itu berlangsung, belum ada satupun tim yang berhasil meraih kemenangan sebanyak 2 kali berturut-turut.

Namun hal ini malah menjadi motivasi tersebdiri bagi Real Madrid. Setelah berhasil menumbangkan Atletico Madrid di partai Semi Final, club raksasa spanyol ini lagi-lagi berhasil masuk ke Final dan akan berhadapan dengan Juventus.

Ronaldo tampil begitu sangar dengan berhasil mencetakkan 2 gol ke gawang Gianlugi Buffon. Gol penambah bagi Real Madrid di cetak oleh Cassemiro dan Asensio, sementara gol hiburan dari Juventus dibukukan oleh Mario Mandzukic. Alhasil Real Madrid menang dengan skor meyakinkan 4-1 dari Juventus dan menjadi tim pertama yang menghancurkan kutukan final di kompetisi Liga Champions.

Trofi ke-V : Melawan Liverpool (2018)

Bukan cuma dua kali, Real Madrid menjadi satu-satunya Tim yang berhasil mencapai Final Liga Champions selama 3 kali berturut. Usai menang dengan dramatis di partai Semi Final melawan Bayern Munchen, Ronaldo dan kawan-kawan akhirnya kembali melaju ke partai Final.

Berlangsung di Kiev, pertandingan dari kedua tim benar-benar memanjakan mata. Bale menjadi MOTM dalam pertandingan ini setelah mencetak 2 gol, sementara Benzema menambah keunggulan Real Madrid setelah memanfaatkan blunder dari Kiper Liverpool.

Real Madrid akhirnya menang dengan skor 3-1 dan berhasil membawa pulang si Kuping Besar dari Kiev itu ke Spanyol. Sementara Cristiano Ronaldo, mengukir prestasi secara individu saat itu. Yakni dengan menjadi pemain pertama yang berhasil meraih 5 trofi (trofi terbanyak) Liga Champions dan menjadi satu-satunya pemain yang berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di 3 seri Liga Champions yang berbeda.

Print