Kepahiang, indokaya.com – Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang, Anudin, S.Sos, berharap agar seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) yang telah dirumahkan tetap diberdayakan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, meskipun masa kontrak mereka telah berakhir pada 31 Desember 2024, pemerintah perlu mempertimbangkan kembali keberadaan THL mengingat terbatasnya lapangan pekerjaan saat ini. Dengan jumlah THL yang dirumahkan mencapai 1.600 orang, kondisi ini dapat meningkatkan angka pengangguran di daerah.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk segera mengambil keputusan terkait nasib ribuan tenaga honorer tersebut.

“Kami meminta kejelasan dari Pemkab mengenai bagaimana kelanjutan mereka ke depannya,” ujar Anudin, yang juga merupakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepahiang.

Lebih lanjut, Anudin menekankan bahwa tenaga THL masih sangat dibutuhkan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung kelancaran pekerjaan. Ia mencontohkan kebutuhan tenaga di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, serta tenaga medis di RSUD.

“Tidak mungkin ketika terjadi kebakaran, kita tidak memiliki tenaga damkar. Begitu juga dengan OPD lain yang masih sangat membutuhkan tenaga mereka,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar tenaga THL yang dirumahkan tetap bisa berkontribusi bagi pelayanan masyarakat.

Print