Kepahiang – Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi di tingkat kabupaten, Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di daerah. Salah satu proyek yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan jalan pusat kota Kabupaten Kepahiang, dengan total anggaran sebesar Rp20 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu Tahun 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dukungan Gubernur Bengkulu untuk Aksesibilitas Daerah

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang bertajuk “Bantu Rakyat”. Program ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dasar di berbagai kabupaten/kota untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, saat kunjungannya ke Kabupaten Kepahiang pada Kamis, 13 Maret 2025, menyatakan bahwa pembangunan ini ditujukan untuk menjawab langsung aspirasi dan keluhan warga Kepahiang terkait kondisi jalan utama yang telah lama rusak.

“Keluhan warga terkait akses jalan di pusat kota menjadi perhatian serius. Melalui dukungan gubernur, proyek ini akan menjadi langkah awal untuk perbaikan infrastruktur yang lebih luas di Kepahiang,” ujar Tejo.

Wujud Sinergi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, menyambut baik kabar ini dan menyampaikan apresiasinya atas bantuan dan perhatian Pemerintah Provinsi. Mengingat pada tahun 2025 ini, anggaran pembangunan infrastruktur dari Dana Alokasi Umum (DAU) di Dinas PUPR Kepahiang dipangkas hingga nol akibat efisiensi APBD sebesar Rp71 miliar.

“Bantuan dari provinsi ini sangat berarti di tengah kondisi anggaran daerah yang terbatas. Jalan pusat kota adalah akses vital dan kami berharap pengerjaannya dapat dimulai setelah Idul Fitri,” kata Teddy.

Dampak Pembangunan: Akses Lancar, Ekonomi Tumbuh

Pembangunan jalan ini tidak hanya akan memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap:

  • Kelancaran arus lalu lintas di pusat kota

  • Peningkatan konektivitas antarwilayah

  • Pertumbuhan sektor perdagangan dan UMKM lokal

  • Dukungan terhadap sektor pariwisata

Tejo menambahkan bahwa proyek ini ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

“Kami akan memastikan seluruh proses berjalan transparan, tepat mutu, dan sesuai jadwal,” tegasnya.

Print