KEPAHIANG, indokaya.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian warga untuk melakukan penanaman pohon di kawasan cadas atau lereng terjal. Padahal, langkah ini penting untuk mencegah bencana tanah longsor, terutama mengingat kondisi geografis Kabupaten Kepahiang yang berada di wilayah pegunungan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, S.T., menegaskan bahwa vegetasi memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan tanah, terutama di daerah dengan tingkat kemiringan tinggi dan minim tutupan lahan.

“Banyak titik rawan longsor yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini jika masyarakat aktif menanam pohon, terutama di lahan-lahan kritis seperti tebing cadas. Tanaman berakar kuat akan membantu memperkuat struktur tanah dan mengurangi risiko pergerakan tanah,” ujarnya, Jum’at (10/4/2025).

Teddy juga menambahkan bahwa upaya mitigasi bencana tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran serta masyarakat, terutama dalam hal konservasi lahan dan menjaga lingkungan, sangat dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur tidak terganggu oleh bencana alam.

“Kabupaten Kepahiang secara topografi memang berada di kawasan pegunungan. Maka dari itu, pendekatan berbasis lingkungan menjadi strategi penting yang harus diterapkan secara kolektif,” imbuhnya.

Dinas PUPR berharap, melalui edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan di daerah rawan longsor semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan. (adv)

Print