SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono turun langsung ke lapangan untuk mengikuti panen raya jagung di Kabupaten Kepahiang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (16/2/2026) di Desa Limbur Lama, Kecamatan Kepahiang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jauh-jauh dari Provinsi Bengkulu, Kapolda harus menempuh perjalanan naik gunung demi hadir langsung di lokasi panen. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Bengkulu itu menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan yang saat ini tengah digencarkan secara nasional.

Panen raya dilakukan di lahan jagung seluas kurang lebih 5 hektar. Dari pantauan di lapangan, jagung yang dipanen tampak telah matang sempurna, dengan warna kuning khas yang semerbak memanjakan pandangan sebelum dipetik.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa jagung yang ditanam di wilayah Kepahiang ini memiliki estimasi hasil panen mencapai 50 ton dan seluruhnya akan disalurkan ke Bulog.

“Estimasi panen mencapai 50 ton, dan langsung kita salurkan ke Bulog,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda juga menjelaskan bahwa program ketahanan pangan yang sebelumnya mewajibkan setiap desa memiliki lahan 1 hektar, ke depan akan ditingkatkan menjadi 3 hektar per desa.

“Nanti dari satu hektar akan kita tingkatkan hingga 3 hektar per desa,” tambahnya.

Di sisi lain, Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyatakan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Polda Bengkulu di wilayah Kabupaten Kepahiang.

“Ketahanan pangan ini menjadi program unggulan nasional. Untuk itu kami sangat mendukung pihak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan ini,” kata Bupati Kepahiang.

Kegiatan panen raya tersebut turut melibatkan unsur Forkopimda serta jajaran Polres Kepahiang. Hingga berita ini diterbitkan, proses panen jagung masih terus berlangsung di lokasi.

Print