Meski Anggaran Terbatas, Dinas PUPR Pastikan Layanan Perawatan Jalan Tetap Berjalan
Kepahiang – Di tengah tekanan efisiensi anggaran yang melanda sejumlah sektor pembangunan di Kabupaten Kepahiang pada tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dasar infrastruktur. Salah satunya melalui kegiatan penebasan rumput liar (tebas bayang) di sepanjang ruas jalan kabupaten yang rutin dilakukan setiap tahun.
Rp300 Juta Dianggarkan untuk Perawatan Jalan
Meskipun Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan fisik infrastruktur nihil tahun ini, Pemkab Kepahiang tetap mengalokasikan anggaran rutin sebesar Rp300 juta untuk program tebas bayang melalui APBD 2025. Langkah ini menunjukkan bahwa pemeliharaan aset infrastruktur tetap menjadi prioritas, terutama dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kegiatan Dilakukan Bertahap di Lima Kecamatan
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, menyampaikan bahwa kegiatan tebas bayang tahap pertama telah dimulai sejak awal Maret 2025 dan akan dilanjutkan dengan tahap kedua pada Oktober mendatang.
“Meski pembangunan baru tidak berjalan tahun ini, kami pastikan perawatan jalan tetap dilakukan. Tebas bayang sudah dimulai sejak Maret dan akan kami lanjutkan di tahap berikutnya,” ungkap Teddy.
Kegiatan ini menyasar tidak hanya di area pusat pemerintahan, tetapi juga tersebar di lima kecamatan, yakni:
-
Kecamatan Kepahiang
-
Ujan Mas
-
Bermani Ilir
-
Muara Kemumu
-
Seputaran kompleks perkantoran Pemkab Kepahiang
Dukungan Nyata untuk Keselamatan Jalan
Tebas bayang adalah kegiatan rutin yang penting untuk:
-
Menjaga visibilitas pengendara dari gangguan rumput liar
-
Meningkatkan keselamatan berlalu lintas
-
Mencegah kerusakan saluran air dan bahu jalan
Teddy menambahkan bahwa meskipun bukan proyek besar, program seperti ini sangat penting karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini sering kali tidak terlihat besar, tapi dampaknya nyata bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya. (adv)



