KEPAHIANG, indokaya.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, dipastikan akan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 55 miliar pada Tahun Anggaran (TA) 2025. Dana tersebut akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur jalan, khususnya untuk mendukung kawasan strategis pariwisata di daerah.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, S.T., menegaskan bahwa alokasi dana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan wilayah berbasis potensi lokal, salah satunya adalah sektor pariwisata alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Kepahiang.
“DAK 2025 ini akan diarahkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan dan peningkatan akses jalan menuju kawasan wisata. Dengan jalan yang lebih baik, wisatawan akan lebih mudah datang, dan dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Teddy, Rabu (23/4/2025).
Fokus ke Kawasan Wisata Potensial
Beberapa wilayah yang menjadi sasaran prioritas peningkatan infrastruktur jalan antara lain kawasan wisata alam seperti Curug Embun, Bukit Hitam, serta jalur alternatif menuju kawasan Tugu Rafflesia dan Air Terjun Kepala Curup. Jalan-jalan tersebut sebelumnya masih banyak yang dalam kondisi rusak ringan hingga sedang, sehingga butuh penanganan segera untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamanan wisatawan.
“Jalan yang representatif adalah kunci dari pengembangan kawasan wisata. Karena itu, kami akan memastikan penggunaan DAK ini tepat sasaran dan sesuai dengan standar teknis pembangunan,” tambah Teddy.
Teddy juga menyampaikan bahwa Dinas PUPR akan menjalankan program ini dengan prinsip transparansi, efisiensi, dan pengawasan ketat. Setiap progres pekerjaan akan dimonitor secara digital dan terbuka bagi publik.
“Kita ingin memastikan bahwa anggaran sebesar ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang. Karena itu, perencanaan hingga pelaksanaannya akan kami awasi secara ketat, termasuk melalui sistem pelaporan berbasis aplikasi,” tutupnya.
Dengan anggaran yang signifikan ini, Dinas PUPR berharap dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan membuka lebih banyak akses serta peluang usaha bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata. (Adv)


