KEPAHIANG, indokaya.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dari total Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025, sebesar Rp 18,5 miliar akan dialokasikan khusus untuk program pembangunan sanitasi dan penyediaan air bersih yang layak bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, S.T., dalam penjelasannya kepada media, Rabu (17/4/2025).
“Dari total anggaran DAK yang diterima tahun 2025, sekitar Rp 18,5 miliar akan kami fokuskan untuk peningkatan akses air bersih dan pembangunan sanitasi yang memenuhi standar kesehatan. Ini penting untuk mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujar Teddy.
Program ini dirancang untuk menyasar wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami kesulitan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, baik di daerah pedesaan maupun kawasan padat penduduk.
Teddy menjelaskan, pembangunan akan mencakup instalasi air bersih rumah tangga, pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), MCK komunal, serta sumur bor dan jaringan distribusi air bersih yang terintegrasi.
“Kami tidak hanya membangun, tapi juga memastikan keberlanjutan dan pemeliharaan fasilitas yang dibangun. Partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor akan kami optimalkan,” imbuhnya.
Menurut Teddy, investasi di sektor sanitasi dan air bersih tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga terhadap peningkatan produktivitas masyarakat, pengurangan kemiskinan, dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs).
“Air bersih dan sanitasi adalah hak dasar. Dengan anggaran ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi warga Kepahiang yang kesulitan mengakses fasilitas dasar tersebut,” tutup Teddy. (adv)



