Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang mulai mematangkan persiapan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran berjalan. Sebanyak 34 Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dikumpulkan untuk mengikuti sosialisasi penyusunan laporan keuangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang digelar Bidang Akuntansi dan Pelaporan (Aklap) di ruang rapat BKD Kepahiang tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan penyusunan laporan keuangan masing-masing SKPD berjalan tepat waktu, sesuai ketentuan, serta memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Kepala BKD Kabupaten Kepahiang, Jono Antoni, S.Sos, M.MM melalui Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan, Lisman Wijaya, SE, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh PPK SKPD sangat menentukan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.

Menurutnya, laporan keuangan masing-masing SKPD merupakan bagian penting yang akan dikompilasi menjadi LKPD Kabupaten Kepahiang. Karena itu, ketepatan data dan kedisiplinan dalam penyusunan laporan menjadi perhatian utama.

“LKPD yang berkualitas dan akuntabel tidak akan terwujud tanpa dukungan serta kedisiplinan dari masing-masing SKPD dalam menyusun laporan keuangan satuannya. Karena itulah, kehadiran dan keterlibatan aktif 34 PPK SKPD hari ini sangat menentukan ketepatan waktu dan validitas data laporan akhir kita,” sampai Lisman.

Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kemampuan teknis para pengelola keuangan di setiap perangkat daerah.

BKD juga mendorong agar seluruh PPK dapat memahami tahapan dan ketentuan penyusunan laporan keuangan sehingga tidak terjadi kendala yang berpotensi menghambat proses penyusunan LKPD.

“Kami berharap seluruh PPK SKPD dapat langsung mengimplementasikan materi sosialisasi ini dalam penyusunan laporan keuangan di unit kerja masing-masing. Koordinasi yang erat dan kepatuhan terhadap jadwal yang telah ditentukan menjadi kunci utama kelancaran penyusunan LKPD tahun ini,” pungkasnya.

Print