Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepahiang menggelar Rapat Paripurna untuk menyampaikan laporan hasil evaluasi Gubernur Bengkulu terhadap Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepahiang pada Selasa (27/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rapat Paripurna berlangsung secara resmi di bawah pimpinan Ketua DPRD Gregory Dayefiandro. Dalam pelaksanaannya, Ketua DPRD didampingi langsung oleh Wakil Ketua I Bambang Asnadi dan Wakil Ketua II Ansor M, sehingga kepemimpinan rapat berjalan dengan teratur dan terstruktur sesuai tata tertib sidang dewan.

Berbagai unsur penting pemerintahan dan lembaga terkait turut hadir untuk mengikuti jalannya rapat. Di antaranya adalah Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Sekretaris Daerah Hartono, perwakilan dari Polres Kepahiang, TNI, Kejari Kepahiang, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran lintas lembaga ini menunjukkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan daerah terhadap urusan pengelolaan keuangan daerah. Semua pihak bersinergi guna memastikan setiap tahapan pembahasan anggaran dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Rapat Paripurna ini merupakan bagian penting dari tahapan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kegiatan diselenggarakan khusus untuk menindaklanjuti hasil evaluasi yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Bengkulu terkait APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Salah satu tujuan utama agenda rapat adalah menjamin kesesuaian seluruh kebijakan anggaran daerah dengan ketentuan peraturan perundang‑undangan yang berlaku. Hal ini menjadi dasar agar program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai arah dan aturan yang telah ditetapkan.

Ketua DPRD Gregory Dayefiandro menyampaikan harapan besar melalui agenda rapat tersebut. Ia menginginkan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kepahiang dapat berjalan secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.

“Pengelolaan keuangan yang baik pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepahiang,” unkapnya.

Print