Fraksi Golkar melalui juru bicara Andrian Defandra, S.E., M.Si, berharap seluruh masukan komisi dapat ditindaklanjuti maksimal oleh OPD. Ia menekankan pentingnya RPJMD sebagai pedoman implementasi visi dan misi kepala daerah, termasuk janji kampanye. Fraksi PDI Perjuangan melalui sekretaris fraksi Franco Escobar, S.Kom, mengingatkan agar indikator keberhasilan pembangunan tidak dipahami secara kaku. Ia mendorong penggunaan indikator alternatif dan partisipatif seperti survei kepuasan masyarakat dan pemanfaatan data digital.
Fraksi Gerindra melalui juru bicara Nendi Sepriadi, S.Sos., M.Si, menekankan pentingnya RPJMD menjadi kompas yang tegas dalam pembangunan daerah. Ia juga meminta agar jabatan kepala OPD yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) segera didefinitifkan untuk menjamin stabilitas dan efektivitas pemerintahan.
Setelah disetujuinya Raperda RPJMD oleh seluruh fraksi, rapat dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Keputusan DPRD dan Berita Acara Persetujuan Bersama oleh pimpinan DPRD dan Bupati Kepahiang, menandai pengesahan Raperda menjadi Perda.
Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian DPRD. Ia menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh program RPJMD secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang,” ujar bupati.(*)

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Print
Halaman:
1 2