BENGKULU, indokaya.com– Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa Provinsi Bengkulu harus memiliki program dan strategi yang sejalan dengan Program Danantara yang dijalankan oleh Pemerintah Pusat. Hal ini ia sampaikan setibanya di Bengkulu usai menghadiri retret di Magelang, Minggu (2/3).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jika pemerintah pusat memiliki Program Danantara, maka Bengkulu juga harus memiliki strategi serupa. Salah satunya dengan memperkuat kerja sama antardaerah di berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan,” ujar Helmi Hasan.

Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mempercepat pembangunan di Bengkulu. Selain itu, ada sejumlah prioritas yang akan dikerjakan dalam 100 hari pertama masa jabatannya sebagai gubernur.

Fokus pada Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Helmi Hasan memastikan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, layanan kesehatan bagi masyarakat Bengkulu akan lebih mudah diakses. Salah satu langkah utamanya adalah memperluas cakupan BPJS gratis, sehingga seluruh warga bisa mendapatkan manfaat layanan kesehatan tanpa kendala biaya.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. BPJS gratis akan kami perluas agar benar-benar bisa dirasakan semua warga,” tegasnya.

Selain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi prioritas utama. Menurut Helmi, program sekolah gratis bukan hanya soal menghapus biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan fasilitas dan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah Bengkulu.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin anak-anak Bengkulu mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas tanpa hambatan biaya,” jelasnya.

Sinergi Antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota

Untuk merealisasikan program-program strategis tersebut, Helmi Hasan menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota. Ia optimistis sinergi ini akan berjalan baik, mengingat selama retret di Magelang, para kepala daerah di Bengkulu telah melakukan diskusi mendalam dan membangun komitmen bersama.

“Retret kemarin bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga kesempatan membangun kekompakan. Kami berdialog, berdiskusi, bahkan makan bersama. Ini penting agar kita memiliki pemahaman yang sama tentang langkah yang harus diambil ke depan,” ungkapnya.

Helmi Hasan menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, ia ingin menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Kami tidak hanya ingin menjadi pemimpin, tetapi juga benar-benar bekerja untuk masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan yang kami ambil akan selalu mendengar masukan dari berbagai pihak, terutama dari masyarakat,” pungkasnya. (ndes)

Print