KEPAHIANG, indokaya.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang menginisiasi gerakan dakwah melalui media sosial sebagai upaya menyebarkan nilai-nilai agama di tengah maraknya konten yang kurang mendidik. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat syiar Islam dengan memanfaatkan platform digital.
Gerakan dakwah berbasis media sosial ini resmi dimulai pada Senin, 24 Februari 2025, dengan mengadakan pelatihan kreator konten bagi para penyuluh agama dan perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) se-Kabupaten Kepahiang.
Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepahiang, Abdullah, S.Ag., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menciptakan konten dakwah yang menarik dan edukatif. “Kami berharap para penyuluh dan peserta lainnya dapat lebih kreatif dalam menghasilkan konten positif, sehingga dakwah semakin luas menjangkau masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak konten dakwah yang memenuhi media sosial, terutama dari peserta yang telah mengikuti kegiatan ini. “Mari bersama-sama kita isi media sosial dengan konten dakwah Islam dan pesan-pesan kebaikan lainnya,” tambah Abdullah.
Pelatihan ini berlangsung hampir seharian penuh, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Para peserta dibekali dengan berbagai materi, seperti teknik pembuatan konten yang efektif, strategi komunikasi yang baik, hingga cara menghasilkan video yang menarik dan berpotensi menjangkau lebih banyak audiens. Materi disampaikan oleh pemateri berpengalaman di bidangnya untuk memastikan peserta mendapatkan wawasan yang maksimal. (rin)
