Tajri Fauzan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kepahiang, Bengkulu, memiliki perjalanan hidup yang inspiratif. Lahir dari keluarga tidak mampu, Tajri harus bekerja keras sejak kecil untuk membantu keluarganya. Ayahnya adalah seorang guru madrasah dengan gaji yang tidak besar, dan ibunya meninggal saat Tajri berusia satu tahun.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perjalanan Pendidikan dan Karir

– Tajri memulai pendidikannya di SD dan kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Curup.
– Karena keterbatasan biaya, Tajri memilih Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) yang dibiayai negara.
– Setelah lulus SPK pada tahun 1988, Tajri bekerja sebagai pegawai negeri di Puskesmas Tebat Karai.
– Tajri terus meningkatkan pendidikannya dengan mengambil D3 Keperawatan di Palembang dan S1 Kesehatan Masyarakat (SKM).
– Karirnya terus berkembang, mulai dari Kepala Seksi Kesehatan Dasar di Dinkes Kepahiang, Kepala Puskesmas, Direktur RSUD Kepahiang, hingga akhirnya menjadi Kepala Dinkes Kepahiang.

Pesan dan Kesimpulan

Tajri Fauzan menekankan pentingnya semangat dan optimisme dalam menjalani hidup. Ia juga menekankan bahwa ilmu akhirat harus tetap utama, dan ilmu dunia akan mengikuti. Dengan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan, Tajri Fauzan membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, seseorang dapat mencapai kesuksesan dan menjadi contoh bagi orang lain.

Print