INDOKAYA KEPAHIANG – Inovasi jemput bola terus digencarkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kali ini, melalui Bidang Pendapatan, BKD resmi meluncurkan gerakan “Santai Sayang” yang menyasar wajib pajak di pusat-pusat keramaian pada waktu akhir pekan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Gerakan ini didesain khusus agar masyarakat tetap bisa menjalankan kewajiban membayar pajak kendaraan tanpa harus mengganggu aktivitas harian atau waktu bekerja di hari efektif. Petugas kini hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang sedang menikmati waktu santai atau “nongkrong” di area publik.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang Jono Antoni melalui Kabid Pendapatan, Amarullah Muttaqin, mengungkapkan bahwa program “Santai Sayang” merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses layanan yang lebih humanis dan fleksibel.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa bayar pajak itu kaku dan harus antre di kantor. Melalui gerakan ‘Santai Sayang’ ini, petugas kami yang mendatangi warga. Jadi, masyarakat bisa bayar pajak sambil bersantai bersama keluarga atau teman di akhir pekan,” ujar Amarullah.

Menurut Amarullah, gerakan ini sangat bermanfaat bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi pada hari Senin hingga Jumat. Dengan hadirnya layanan ini di akhir pekan, tidak ada lagi alasan bagi wajib pajak untuk menunda kewajibannya karena kendala waktu.

“Respons masyarakat sangat positif. Banyak yang merasa terbantu karena mereka bisa mengurus administrasi kendaraan sambil beraktivitas santai. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengoptimalkan pelayanan publik sekaligus mendongkrak capaian PAD Kepahiang,” tambahnya.

Pantauan di lapangan, layanan ini cukup diminati karena prosesnya yang cepat dan transparan. Amarullah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepahiang untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

“Target kita adalah kesadaran pajak yang tumbuh dari kemudahan yang kita berikan. Jika layanannya nyaman dan dekat, tentu masyarakat akan lebih taat pajak,” pungkas Amarullah.

Print