KEPAHIANG IndoKaya.com – Hingga Jum’at 4 Juli 2025 belum ada tanda-tanda beruang hitam yang menghebohkan warga akan ditangkap. Pasalnya, keberadaan beruang berukuran cukup besar tersebut tidak diketahui kemana larinya pasca terakhir dilihat warga berlarian menuju kawasan semak belukar yang ada dibelakang kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang pada Selasa 2 Juli 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Diceritakan Alex Candra, warga setempat dirinya melihat dengan jelas ketika beruang hitam itu. Karena saat kejadian ia bersama teman-temannya tengah duduk santai diwarung kelontong depan rumah dinas pimpinan DPRD Kabupaten Kepahiang.

Mencari Beruang

Saat itu, beruang hitam berlari menyeberang jalan menuju semak belukar yang ada tepat dibelakang kantor Dikbud Kepahiang. Beruang tersebut menerobos rerumputan lembar yang ada dibelakang warung, semak belukar ini berada tepat diantara warung dan kantor Dikbud. Kemudian hewan ganas tersebut menghilang tanpa diketahui jejaknya

 

“Jelas itu beruang pak, salah lihat waktu beruang belari kencang karena dikejar anjing. Beruang larik kedalam semak dibelakang ini, bisa jadi mungkin masih didalam semak itu,” ungkap Alex Candra.

 

Disisi lain Ema Putriani (24) anak pemilik warung kelontong dilokasi kejadian mengaku sangat was-was. Karena menduga beruang itu masih ada dikawasan seputaran perkantoran khususnya dibelakang warung milik keluarganya.

 

“Takutlah pak, kalau masih ada dibelakang warung. Kemaren petugas yang datang baru melihat-lihat saja, belum mengetahui dimana beruangnya,” sebut Ema.

 

Sebelumnya,  Rabu siang warga Desa Pelangkian Kecamatan Kepahiang dihebohkan dengan kemunculan seekor beruang hitam. Beruang berukuran cukup besar tersebut berlarian ditengah pemukiman warga dikawasan kompleks perkantoran SPP, atau Pemkab Kepahiang sekitar pukul 13.00 WIB.

 

Cerita Suyatmi (50) pertama kali beruang hitam itu dilihat oleh tetangganya ketika sedang panen jagung dikawasan belakang rumah dinas pimpinan DPRD Kabupaten Kepahiang.

 

“Yang melihat itu Hajja May, katanya awalnya mikir kalau itu anjing ditengah kebun jagung. Saat mau diusir tiba-tiba, beruang meloncat tepat didepan dirinya (May),” ungkap Suyatmi.

 

Mendapat informasi munculnya seekor beruang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu sampai turun gunung, Kamis 3 Juli 2025.

 

Sedikitnya ada 4 personel BKSDA Bengkulu yang sudah tiba di Kompleks Perkantoran SPP untuk memastikan kebenaran informasi terkait adanya seekor beruang yang berkeliaran secara bebas tersebut.

 

Petugas berinisiatif untuk masuk ke kawasan perkebunan dan mencari jejak yang mungkin saja ditinggalkan oleh beruang tersebut.

 

“Iya kita mendapat informasi kalau ada beruang yang berkeliaran. Untuk saat ini, kita masih sedang mencari informasi dari warga sekitar sekaligus, mencari jejak yang mungkin saja ditinggalkan oleh beruang tersebut,” ujar petugas.

 

 

 

 

 

Admin

Print