Setelah menghebohkan jagat maya, kepergian Cristiano Ronaldo ke club si Nyonya Tua, Juventus akhirnya resmi diumumkan pada tahun 2019 lalu.
Langsung menggunakan nomor punggung 7, Ronaldo dibebankan oleh misi baru yakni membawa Juventus untuk
menjuarai Liga Champions.
Perjalanan menuju misi tersebut sempat berjalan mulus, setelah CR7 membawa Juventus memuncaki klasemen grup penyisihan Liga Champions 2019.
Raksasa Italia ini, kemudian bertemu dengan Atletico Madrid di putaran 16 besar Liga Champions 2019. Atletico
sempat unggul pada pertandingan pertama dengan kemenangan 2-0 atas Juventus.
Ronaldo saat itu mendapat cibiran dari para fans Atletico Madrid, bahkan beberapa diantaranya menyuruh Ronaldo untuk pulang dan tidur di rumah ketimbang bermain bola.
Kata-kata dari para fans Atletico Madrid itu membuat Ronaldo seketika termotivasi, dengan menunjukkan 5 jarinya di saat konferensi pers sebagai tanda 5 trofi di Liga Champions, Ronaldo berjanji akan membawa kemenangan bagi Juventus di rumah mereka.
Bahkan bukan cuma fans saja, pelatih Atletico Madrid juga digadang-gadang mencemooh Ronaldo dengan selebrasinya. Hal ini kemudian menjadi cambuk bari Ronaldo untuk bermain lebih maksimal.
Pertandingan Leg kedua pun berlangsung, Juventus dengan seragam kebangsaannya menjamu Atletico Madrid yang telah unggul 2-0 pada leg pertama.
Bermain agresif, Ronaldo kemudian berhasil mencetak gol setelah bola sentuhan kepalanya berhasil melewati garis gawang. Sorak riuh penonton menggelegar, Ronaldo pun turut menyemangati rekan satu timnya untuk bermain menekan.
Tak butuh waktu lama, Cristiano Ronaldo kembali mencetak gol dan membuat kedudukan agregat menjadi imbang 2-2. Gol ini membuat wajah lesu tergambar dari para fans atletico dan juga jajaran pemain.
Sebelum laga berakhir, Ronaldo benar-benar membuktikan kelasnya. Dirinya lagi-lagi mencetak gol dan membukukan Hatrick ke gawang Atletico Madrid melalui titik putih. Sontak saja, selebrasi Ronaldo yang tampak menyindir pelatih Atletico Madrid membuat gemuruh dari bangku penonton.
Kemenangan 3-2 atas Atletico Madrid membuat ribuan pujian untuk Ronaldo pun datang. Bukan hanya dari fans Juventus, fans Atletico Madrid pun mengakui kehebatan sang mega bintang di atas lapangan.
Bahkan pelatih Atletico Madrid mengatakan bahwa Ronaldo selalu menjadi mimpi buruk bagi Atletico Madrid yang selalu berhasil mengalahkan mereka.
Meski kalah, Atletico tetap merasa puas sebab sang Mega Bintang berhasil menjawab pertanyaan publik dengan aksi briliannya.
Namun perjalanan berikutnya tidak semulus sebumnya, Ronaldo dan kawan-kawan tetap gagal meraih Trofi si kuping besar setelah dinyatakan gugur pada fase perempat final.
