Kepahiang, indokaya.com — Setelah mengajukan sebanyak 3.224 rumah tidak layak huni ke Kementerian PUPR pada tahun 2024 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang optimistis akan mendapatkan kuota sekitar 200 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun anggaran 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, ST, menyampaikan bahwa meskipun pada tahun 2024 Kepahiang tidak mendapatkan kuota program bedah rumah dari pemerintah pusat, pihaknya tetap berharap dan meyakini akan ada alokasi bantuan di tahun ini. Harapan tersebut juga merujuk pada realisasi tahun sebelumnya yang pernah memperoleh sekitar 200 unit BSPS.

“Kami memang belum menerima konfirmasi resmi terkait jumlah kuota yang akan diberikan. Namun, setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR, kami memperoleh gambaran bahwa Kabupaten Kepahiang kemungkinan besar akan kembali menerima kuota sekitar 200 unit,” ujar Teddy.

Teddy menambahkan, jika bantuan tersebut benar-benar direalisasikan, pihaknya akan segera mendistribusikan kuota secara proporsional ke delapan kecamatan di Kabupaten Kepahiang, dengan memperhatikan skala prioritas dan tingkat urgensi kondisi rumah warga.

“Penyebaran kuota nantinya akan difokuskan ke delapan kecamatan, tentu dengan pertimbangan yang matang agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Program BSPS merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam pelaksanaannya, penerima manfaat juga diharapkan turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan rumah mereka, baik melalui tenaga maupun kontribusi lainnya.

Dengan optimisme ini, Dinas PUPR berharap Kabupaten Kepahiang bisa kembali memperoleh kepercayaan dari pemerintah pusat dalam merealisasikan program-program perumahan rakyat yang berkelanjutan. (adv)

Print