INDOKAYA KEPAHIANG – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Kabupaten Kepahiang berlangsung khidmat pada Sabtu (3/1). Bertempat di halaman Kantor Kemenag Kepahiang, Bupati Kepahiang, H. Zurdinata, S.Ip, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara yang dihadiri oleh Kakan Kemenag Kepahiang, Imam Ghazali, M.Pd, beserta seluruh jajaran ASN.
Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya, Bupati Zurdinata menekankan pentingnya adaptasi ASN terhadap tantangan zaman, terutama kehadiran Artificial Intelligence (AI). Beliau menegaskan bahwa ASN Kemenag tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus mampu mewarnai konten digital dengan nilai keagamaan yang moderat, valid, dan mencerahkan.
“Momentum HAB ke-80 ini harus menjadi pemacu sinergi antara Kemenag dan Pemkab Kepahiang, utamanya dalam penguatan pendidikan keagamaan. Kita harus mampu memadukan rasionalitas teknologi dengan nilai agama untuk memajukan peradaban,” ujar Bupati Zurdinata.
Suasana haru dan bangga mewarnai upacara saat 13 ASN Kemenag Kepahiang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi tanpa putus selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Rincian penerima penghargaan, masa bakti 30 1ahun 1 orang ASN, masa bakti 20 tahun 10 orang ASN dan masa bakti 10 tahun 2 orang ASN. Kakan Kemenag Kepahiang, Imam Ghazali MPd, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah simbol loyalitas luar biasa dalam melayani masyarakat. Ia menuntut seluruh jajarannya untuk bertransformasi menjadi pribadi yang ‘agile’ (lincah) dan responsif dalam menghadapi perubahan teknologi serta kebutuhan umat.
Dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju“, peringatan ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi ASN Kemenag Kepahiang untuk terus memberikan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional di masa depan.
