KEPAHIANG, indokaya.com – Jalan utama di Desa Karang Endah, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, yang mengalami longsor parah sejak tahun lalu, masih belum mendapat penanganan menyeluruh. Akibatnya, aktivitas pertanian dan ekonomi warga terganggu. Padahal, jalan ini merupakan jalur vital pengangkut hasil perkebunan dan satu-satunya akses penghubung antarwilayah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Teddy Adeba, S.T., salah satu pengusul teknis dalam perencanaan infrastruktur daerah, pengajuan perbaikan jalan telah dilakukan sejak tahun 2024 dan sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Dinas PUPR.

“Usulan perbaikan jalan Karang Endah sudah kita sampaikan dan telah disetujui di tingkat kabupaten,” jelas Teddy pada Jumat (18/4/2025).

Namun, realisasi perbaikan jalan belum dapat dilakukan pada awal tahun 2025 ini karena adanya kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan pemerintah daerah. Hal ini berdampak pada penundaan pengerjaan proyek yang dianggap belum bersifat darurat prioritas.

“Kita terpaksa bersabar, karena rencananya baru akan diajukan kembali melalui APBD Perubahan di akhir tahun 2025,” ujar Teddy.

Baca Juga : https://www.indokaya.com/jalan-longsor-di-karang-endah-kepahiang-petani-terpukul-akses-ekonomi-terancam/

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mendorong perbaikan infrastruktur tersebut karena menyangkut akses ekonomi masyarakat desa. Meski demikian, ia juga meminta masyarakat agar tetap bersabar dan menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses penganggaran ulang.

“Kami memahami keluhan warga, terutama petani yang terdampak secara ekonomi. Karena itu, kami berharap masyarakat tetap bersabar dan menunggu proses penyesuaian anggaran tahun ini. Ini bukan soal ketidakpedulian, tapi soal pengaturan fiskal yang sedang dikaji ulang,” pungkasnya. (Adv)

Print