INDOKAYA KEPAHIANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Dr Hartono MPd MH mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat yang berkunjung ke Masjid Agung Baitul Hikmah. Hal ini menyusul viralnya fenomena beberapa batang pohon kurma di halaman masjid yang mulai berbuah lebat.
Hartono meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak memetik buah kurma yang saat ini masih berwarna hijau atau dalam kondisi muda. Menurutnya, penting untuk membiarkan buah tersebut matang secara alami di pohon agar kualitas dan cita rasanya dapat diketahui secara pasti.
“Alhamdulillah, ini adalah anugerah yang patut disyukuri. Namun, saya imbau masyarakat jangan dulu memetik buahnya. Kita tunggu sampai benar-benar matang supaya nanti kita tahu seperti apa rasanya kurma yang tumbuh di Kepahiang ini,” ujar Hartono saat meninjau lokasi.
Antusiasme warga terpantau meningkat dalam sepekan terakhir. Banyak pengunjung yang datang silih berganti hanya untuk melihat langsung atau berswafoto di depan pohon tersebut. Menanggapi kerumunan warga, pihak pengelola Yayasan Masjid Agung Baitul Hikmah berharap masyarakat bisa bekerja sama menjaga kelestarian pohon tersebut.
“Buahnya masih sangat muda. Mari kita jaga dan lestarikan bersama-sama sebagai ikon baru di masjid kebanggaan kita ini,” pungkasnya. Ketegasan ini diambil agar fenomena langka tersebut tidak rusak oleh tangan-tangan jahil yang ingin mencicipi buah sebelum waktunya.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian (Distan) kini mulai melakukan kajian mendalam terhadap fenomena tersebut. Dinas Pertanian akan mempelajari karakteristik pohon kurma tersebut. Langkah ini diambil untuk melihat kemungkinan apakah tanaman khas Timur Tengah ini dapat dijadikan komoditas baru bagi masyarakat lokal.
“Ini membuktikan bahwa pohon kurma bisa tumbuh dan berbuah di Kepahiang. Saya sudah perintahkan Dinas Pertanian untuk segera mempelajarinya. Mungkin saja tanaman ini bisa kita budidayakan secara luas, setidaknya untuk ditanam masyarakat di pekarangan masing-masing,” jelas Hartono.
Jika kajian Dinas Pertanian menunjukkan hasil yang stabil, budidaya kurma tropis diharapkan dapat menjadi alternatif penguatan ekonomi warga sekaligus mempercantik tata ruang hijau di Kabupaten Kepahiang melalui konsep pertanian keluarga atau home gardening.
