
INDOKAYA KEPAHIANG – Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa batas, sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang resmi menerima penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini diserahkan langsung dalam rangkaian upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Kepahiang, Sabtu (3/1).
Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol pengakuan negara atas loyalitas, kecakapan, dan kedisiplinan ASN yang telah mengabdi selama kurun waktu tertentu tanpa cacat moral maupun administrasi. Berdasarkan data yang dihimpun, rincian penerima terdiri dari 1 orang ASN untuk masa bakti 30 tahun, 10 orang ASN untuk masa bakti 20 tahun, dan 2 orang ASN untuk masa bakti 10 tahun.
Kepala Kantor Kemenag Kepahiang, Imam Ghazali, M.Pd, dalam amanatnya menyampaikan bahwa tanda kehormatan ini merupakan bukti nyata dedikasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, penghargaan ini harus dipandang sebagai beban moral untuk terus menjaga integritas dan menjadi wajah profesionalisme negara di tengah masyarakat.
“Penganugerahan Satyalancana ini adalah sebuah kebanggaan sekaligus pemantik sikap keteladanan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan darmabakti dan semangat juang dalam melayani bangsa,” ujar Imam Ghazali.
Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa pelayanan publik yang transparan dan berintegritas adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat. Ia berharap para penerima penghargaan dapat menjadi mentor dan contoh bagi ASN muda di lingkungan Kemenag Kepahiang agar terus menjaga konsistensi dalam bekerja.
Momentum HAB ke-80 ini sekaligus mempertegas posisi Kemenag Kepahiang dalam memperkuat kerukunan umat dan profesionalitas birokrasi. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan standar pelayanan di Kabupaten Kepahiang semakin meningkat seiring dengan tingginya motivasi kerja para aparatur sipilnya.